Menjauhlah dari Hidupku

 

Kau menyayangiku, itu sering kau ungkapkan. Bahkan orang-orang yang mengenal kita tahu bahwa kita saling menyintai, saling menyayangi. Tak jarang orang salah kaprah melihat kebersamaan kita. Kau dikira ade kandungku dan orang mengiraku kakak kandungmu. Padahal kita tak pernah tatap muka sekalipun. Andai mereka memahami, bahwa kita lebih dari sekedar kata “Kandung”. Kita adalah sodara seaqidah dimana persaudaraan seperti ini akan lebih terasa indah dan bermanfaat dibandingkan kata “kandung”, mungkin juga karena miskinnya kita menerapkan rasa kasih dan sayang serta cinta pada keluarga sendiri.

Adeku sayang, menjauhlah dari hidupku! Kalau kau TERLALU menyayangiku. Mba tak lagi ingin mendekat denganmu sayang. Mengapa ? Satu jawaban yang pasti, “Mba takut Alloh cemburu dan menjauh darimu!” Ade mengertikan apa yang mba maksud ?

“Mba sayang sama ade, karena itu mba ungkapkan hal ini. Mba lebih rela, ade menjauh dari mba, daripada ade dijauhi oleh Alloh. Bukankah cinta yang TERLALU itu mestinya ditujukan pada DIA ? Bukan pada mba, sayang. Bukan tidak boleh ade menyayangi mba. Saling menyayangi terhadap sesama sangat dianjurkan, bahkan Alloh menempatkan posisi yang lumayan tinggi bagi hambanya yang mampu bercinta dengan sebaik-baiknya hanya karenaNYA. Ade ingat kan, klo Alloh juga tidak menyukai hal-hal yang berlebihan, sayang.”

“Cup cup cup sayang, hapus air matamu. Tersenyumlah. Mulailah putar haluan. Mari kita sederhanakan cinta kita, agar bener-bener kita rasakan cinta karenaNYA semata. Hingga kita bisa melangkah bersama dalam manisnya Islam. Mba sayang ade dan tak ingin ade menjauh, menjauh dari Alloh dan dari mba juga andai kita mampu menyederhanakan cinta kita.

Belajarlah untuk TEGA. Tega menjauh dari mba selama kata TERLALU sayang pada mba masih melekat dihatimu. Yuk.. kita belajar mencintai lebih baik lagi setiap hari. Inget janji kita dulu, tak akan membuat Alloh cemburu. Agar kita sama-sama mendapat kaplingan tempat di tempatNYA kelak. Hanya karena Alloh kita bertemu.”

By. Mawar_WS

(Karang Mumus, 3 Juni 2002, 13.23 wite, Sepenggal Kenangan).

Jangan Lupa Komentarnya Yaa :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s