Teori Kontekstual

Pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning)adalah Pengajaran dan pembelajaran kontekstual pada suatu konsepsi yang membantu pendidik mengkaitkan konten pelajaran dengan situasi dunia nyata dan memotivasi anak membuat hubungan antara pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, warga Negara dan tenaga kerja (U.S. Department of Education and the National School-to-Work Office yang dikutip oleh Blanchard, 2001 dalam Nur,2001a:1).KONSTRUKTIVISME

  • bahwa anak harus menemukan sendiri dan mentransformasi informasi kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisi aturan-aturan itu apabila tidak lagi sesuai. Hakekat dari teori konstruktivis adalah ide bahwa anak harus menjadikan informasi itu miliknya sendiri (Nur dan Retno,2000:2).

Pada dasarnya CTL juga menekankan pentingnya anak membangun sendiri pengetahuan mereka lewat keterlibatan aktif proses belajar mengajar

SUATU KONSEPSI

  • Membantu guru mengkaitkan konten mata pelajaran dengan situasi dunia
  • Memotivasi siswa membuat hubungan antara pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

TUJUH KOMPONEN CTL

  • Konstruktivisme
  • Inquiry
  • Questioning
  • Learning Community
  • Modeling
  • Reflection
  • Authentic Assessment

1. KONSTRUKTIVISME

  • Membangun pemahaman mereka sendiri dari pengalaman baru berdasar pada pengetahuan awal
  • Pembelajaran harus dikemas menjadi proses “mengkonstruksi” bukan menerima pengetahuan

2. INQUIRY (MENEMUKAN)

  • Proses perpindahan dari pengamatan menjadi pemahaman
  • Siswa belajar menggunakan keterampilan berpikir kritis

3. QUESTIONING (BERTANYA)

  • Kegiatan guru untuk mendorong, membimbing dan menilai kemampuan berpikir siswa
  • Bagi siswa yang merupakan bagian penting dalam pembelajaran yang berbasis inquiry

4. LEARNING COMMUNITY (MASYARAKAT BELAJAR)

  • Sekelompok orang yang terikat dalam kegiatan belajar
  • Bekerjasama dengan orang lain lebih baik daripada belajar sendiri
  • Tukar pengalaman
  • Berbagi ide

5. MODELING (PEMODELAN)

  • Proses penampilan suatu contoh agar orang lain berpikir, bekerja dan belajar
  • Mengerjakan apa yang guru inginkan agar siswa mengerjakannya

6. AUTHENTIC ASSESSMENT (PENILAIAN YANG SEBENARNYA)

  • Mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa
  • Penilaian produk (kinerja)
  • Tugas-tugas yang relevan dan kontekstual

7. REFLECTION (REFLEKSI)

  • Cara berpikir tentang apa yang telah kita pelajari
  • Mencatat apa yang telah dipelajari
  • Membuat jurnal, karya seni, diskusi kelompok

KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN BERBASIS CTL

  • Kerjasama
  • Saling menunjang
  • Menyenangkan
  • Tidak membosankan
  • Belajar dengan bergairah
  • Pembelajaran terintegrasi
  • Menggunakan berbagai sumber
  • Siswa aktif
  • Sharing dengan teman
  • Siswa kritis, guru kreatif
  • Dinding kelas dan lorong-lorong penuh dengan hasil karya siswa, peta-peta, gambar, artikel, humor dll
  • Laporan kepada orang tua bukan hanya raport, tetapi hasil karya siswa, laporan hasil praktikum, karangan siswa dll.

Jangan Lupa Komentarnya Yaa :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s